Bismillah....
Sebenarnya aku bosan menyebut kata entah kenapa…
karena sebenarnya aku tau kenapa aku mengucapkan betapa kerinduanku menyeruak diantara bulir-bulir air hujan itu….
Tapi aku tetap mengatakan ‘entah mengapa’ lentingan air hujan yang menghantam lembaran seng atap rumah ini membuat telingaku seolah mendengar panggilan Mu…
Padahal belum berapa lama kan kita berpisah..?
Hanya berbatas hari rasanya…
Terus terang aku senang merasakan ini.. merasakan kerinduan..
dan tak akan pernah aku menampik bahwa aku rindu kamu…
aku rindu senyum mu…
Tidaklah cukup keributan hujan.. desiran angin.. kelamnya malam.. untuk dapat mengaburkan ceracaumu.. menerbangkan bau tubuhmu.. dan menghilangkan wujudmu… semua itu karena aku tau pasti merindukan Mu…
Selasa, 29 September 2009
Entah Mengapa Ku Rindu
Diposting oleh Tim Embun Tarbiyah di 00.20
Label: syair, Tinta Emas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar